Rabu, 09 Juni 2010

cerpen

Tiba-tiba semua tlah berlalu
by; haris jkt10/6/10

Yah...berlalu. Tak terasa tetesan airmata tlah membasahi pipi. Memang kenangan begitu indah, namun hanya sekejap mata ia pun sirna.
Bunga-bunga yang kembang mekar seolah tersenyum. Diiringi kicau burung yang merdu jadi sebuah harmoni kehidupan. Kupu-kupu yang beterbangan menambah indah suasana.
Tapi sayang beribu sayang, itu semua tlah berlalu. Ya..berlalu. Walau masih segar terbayang dibalik pelupuk mata. Namun itu sudah tinggal cerita.
Mungkinkah ini maksud dari dunia itu tipuan atau fotomorgana. Saat-saat kau belum siap dan terlena, sesuatu yang indah itu pun sirna. Pergi kedalam lembaran sejarah.
Kini haruskah penyesalan yang tiba. Diatas semua ketidakberdayaan, atau sikap yang seolah-olah salah.
Kenapa dulu tak kau lakukan juga seperti mereka. Ya Seperti mereka..Masa-masa yang indah...Saat-saat yang seharusnya berbahagia. Kenapa tidak? Ya... Kenapa tidak?
Apakah agama yang salah atau kamu yang salah? Atau siapa yang salah? Atau jangan mencari siapa yang salah. Trus harus bagaimana?
Jangan pacaran. Tidak halal berduaan dengan yang bukan muhrim. Apalagi faktor sosial ekonomi yang tidak sama dengan mereka. Atau faktor psikologis yang tak menerima.
Dan kini akhirnya...Waktu pun berlalu. Apalah arti segudang prestasimu. Walaupun banyak bidadari yang mengejar dirimu. Namun percuma jika kau tak membuka pintu.
Haruskah kau marah pada tuhan atau malah bersyukur, selamat dari godaan dan berhasil melaksanakan ajaran.
Arti sebuah keyakinan. Ya...itu! Berani pertahankan.
Dan setumpuk harta apa artinya? Apakah hidup hanya demi rupiah? Atau harus membenci rupiah? Jelas tidak. Lalu apakah saat ini kau tak bahagia? Tidak juga. Mungkin kurang sempurna. Tapi katanya mang tak ada yang sempurna?
...bersambung (tunggu ya?)

1 komentar:

  1. bagi pembaca dan pengunjung yang mau partisipasi; cerpen puisi humor dll. silahkan kirim ke email ; malekaleka@yahoo.com. terimakasih dan sukses!

    BalasHapus